Jumat, Januari 30, 2015

Tips merawat rambut yang tertutup jilbab bagian 2

 Tips merawat rambut yang tertutup jilbab bagian 2
ZonaKesehatan
HijabRemaja.com - Langsung saja, kemarin sudah dibahas tentang tips merawat rambut yang tertutup jibab. Baru 3 langkah yang harus diperhatikan agar rambut kita tidak rusak dan rontok karena seringkali ditutupi oleh jilbab.

Setelah kita merawat rambut kita dengan selalu membersihkan rambut dengan menggunakan shampoo sebanyak 2/3 dalam seminggu, menggunakan conditioner dan haritonic agar rambut menjadi lebih sehat dan menyisir rambut dengan sisir yang jarang sebelum memakai kerudung atau sesudahnya. Sekarang kita akan bahas langkah yang ke-

4. Keringkan rambut sebelum menggunakan jilbab dengan kipas angina.
Jangan biarkan rambut dalam keadaan basah saat memakai jilbab. Setelah keramas, keringkanlah rambut secara natural menggunakan kipas angin dan hindari memakai hair dryer ,kecuali dalam keadan terburu-buru. Jika ingin mencatok rambut gunakan terlebih dahulu produk pelindung rambut dari panas catokan sebelum mencatok rambut.

5. Pilih Jilbab yang sesuai dengan kondisi sekitar
Jika kondisi lingkungan sehari-hari kamu kering dan dalam ruangan ber-AC, pakailah jilbab yang berbahan lebih tebal agar mencegah rambut menjadi kering, tetapi jika lingkungan sehari-hari kamu berada diluar ruangan dan panas pakailah jilbab yang berbahan lebih tipis agar terdapat sirkulasi yang baik dikepala untuk mencegah dari lembab dan keringat. Hindari juga memakai jilbab berwana hitam pada saat cuaca panas terik, karena warna gelap lebih mudah menyerap panas yang membuat kepala menjadi gerah dan berkeringat.

6. Trim atau potong ujung rambut secara teratur
Agar rambut tetap sehat gunting ujung rambut secara teratur setiap 4 atau 6 minggu. Tidak perlu pergi ke salon untuk nge-trim rambut kamu, bisa dilakukan sendiri dirumah dengan menggunting sekitar 1 sampai 2 cm dari ujung rambut atau potong pada rambut yang bercabang.

7. Hindari makanan yang menyebabkan alergi dan konsumsi makanan bergizi.
Bila mempunyai alergi terhadap makanan seperti misalnya ikan asin, udang atau makanan kaleng cobalah untuk dihindari agar kulit kepala tetap sehat dan rambut tidak rontok. Cari makanan yang fresh dan kaya akan nutrisi serta protein karena rambut terbuat dari protein. Konsumsi vitamin E (menjaga kesehatan kulit kepala) agar rambut tumbuh dengan baik, Vitamin C (memperkuat rambut), Zat besi (membantu transportasi oksigen ke pembuluh darah pada kulit kepala).

8. Redam stress dan rajin berolahraga
Jauhkan diri dari stress karena dapat mempengaruhi kekebalan tubuh kita dan dapat memicu timbulnya reaksi alergi. Stress membuat kulit tidak sehat, gatal juga menyebabkan rambut jadi rontok. Oleh karena itu rajinlah berolahraga untuk menghindari stress dan memperlancar peredaran darah dikulit sehingga rambut lebih kuat dan sehat.

9. Melakukan perawatan rambut seperti creambath, hair spa dan hair mask.
Creambath dapat membantu menguatkan akar rambut, menjaga kesuburan rambut, dan merangsang pertumbuhan rambut serta memperlancar peredaran darah di kepala sehingga nutrisi rambut mudah diserap. Hair spa berfungsi untuk memaksimalkan perawatan akar rambut agar tidak mudah rontok. 

Sedangkan hair mask dapat mengatasi rambut rapuh, kering dan pecah-pecah serta menjadikan rambut lebih lembab. Selain dilakukan di salon, perawatan rambut ini juga dapat dilakukan sendiri di rumah karena caranya sangat gampang. Buat hair mask dengan menggunakan madu, caranya siapkan 1/2 gelas madu campur dengan 1 sendok minyak zaitun aduk sampai rata, bilas rambut terlebih dahulu lalu oleskan ke seluruh rambut kemudian tutup dengan kain dan tunggu sekitar 30 menit. 

Setelah itu, keramas dengan shampo dan bilas hingga bersih. Selain madu dapat juga menggunakan lidah buaya untuk memperkuat akar rambut dan kemiri untuk melebatkan dan membuat rambut hitam berkilau.

Rabu, Januari 28, 2015

Tips merawat rambut yang tertutup jilbab

Tips merarawat rambut yang tertutup jilbab
Wawasan online
HijabRemaja.com - Bagi remaja yang rutin memakai jilbab untuk aktifitas sehari-hari, kemungkinan terhindar dari hal-hal buruk, lebih besar. Remaja yang menggunakan jilbab secara syar’I akan dapat melindungi dirinya dari pendangan laki-laki. 

Lain dari itu, rambut kita akan bebas dari polusi udara  maupun sengatan matahari langsung. Seperti yang kita tahu bahwa sinar ltraviolet dari matahari bisa memberikan pengaruh pada struktur fisik dan kimia rambut yang membuat rambut kita akan mudah patah atau rontok.

Menggunakan jilbab secara rutin bukan berarti mengesampingkan kesehatan rambut dan kulit kepala. Karena kesehatan rambut bagi remaja wanita yang memakai jilbab sangatlah penting, terutama jika seharian beraktifitas dengan menggunakan jilbab. Rambut yang seharian tertutup dengan jilbab akan cenderung  lebih lembab. 

Supaya rambut dan kulit kepala tetap sehat saat mengenakan jilbab kamu dapat mencoba beberapa tips cara merawat rambut untuk wanita berjilbab :

1. Bersihkan rambut secara teratur dengan keramas secara rutin.
Cucilah rambut minimal dua atau tiga hari sekali. Sebelum mencuci, sebaiknya rambut disisir dahulu agar tidak kusut, dan saat menggunakan shampo jangan menggosoknya dengan mengumpulkan seluruh rambut diatas kepala.  Gosok saja perlahan-lahan dari atas kepala sampai ujung rambut untuk menghindarkan kerontokan. 

Mencuci rambut dua kali lebih baik daripada mencucinya sekaligus hanya sekali, bagi takaran shampo kamu menjadi 1/3 untuk cucian pertama dan 2/3 untuk cucian selanjutnya. 
Bahan detergen yang terdapat pada shampo dapat melarutkan minyak dan kotoran yang ada dikulit kepala. Bilaslah rambut dengan bersih dan sebaiknya gunakan air hangat. Yang arus diperhatikan jangan sampai ada sisa shampo yang tertinggal di kulit kepala karena dapat menyebabkan ketombe

2. Gunakan conditioner atau hair tonic untuk nutrisi rambut
Rambut wanita berjilbab cenderung lembab karena selalu tertutup kain, untuk itu pakailah conditioner secara bijaksana.Jika lingkungan selama beraktifitas dalam ruangan ber-AC dan cenderung hanya diam dimeja bisa gunakan conditioner dengan takaran yang sesuai. 

Beda halnya bila kita beraktifitas diluar lingkungan dan cenderung banyak bergerak, sebaiknya conditioner tidak perlu digunakan. Ingat conditioner hanya dipakai dari 2/3 bagian rambut kebawah, mungkin jarang dari kita yang tahu jika conditioner terkena kulit kepala dapat menyebabkan timbulnya ketombe dan kerontokan bagi yang kulit kepalanya sensitif.  Sebagai alternative, dapat menggunakan hair tonic.

3. Sisir rambut tetapi jangan terlalu sering
Menyisir rambut penting untuk merapikan rambut yang kusut setelah dikeringkan, namun jangan disisir terlalu sering agar tidak banyak rambut yang terlepas dari kulit kepala. Pakailah sisir yang bergigi jarang dan lembut supaya tidak melukai kulit kepala dan mencegah memicunya kerontokan. 

Sisirlah rambut sebelum menggunakan jilbab kearah belakang untuk menghindari belahan rambut. Karena rambut rontok lebih sering terdapat pada belahan rambut. Jangan lupa ikat dahulu rambut dan jangan terlalu kencang sebelum memakai kerudung kesayangan.

Sudah dulu ya, besok disambung lagi tips merawat rambut yang tertutup jilbabnya

Selasa, Januari 27, 2015

Tips Cara Merawat Kerudung Paris

Tips Cara Merawat Kerudung Paris
Hijaber-id
HijabRemaja.com - Kerudung paris menjadi primadona bagi para hijaber remaja. Karena bahannya yang dikenal ringan membuat mereka yang memakai merasa nyaman Kenyamanan kain jilbab atau kerudung paris tentunya akan berlangsung lama ketika kita faham cara merawatnya.
Berikut ini adalah beberapa tips cara merawat kerudung paris kesayangan Anda, sehingga tetap awet nyaman dan juga indah dipakainya :
Hindari mencuci kerudung paris dengan sabun deterjen karena dapat merusak serat-serat sutra atau paris anda. Gunakan shampoo, sabun mandi atau lerak sebagai gantinya.
Saat mencuci, hindari menggunakan sikat atau mesin cuci. Cukup dicelup-celupkan. Cukup dikucek tape jangan terlalu keras dan diperas karena sutra atau paris akan menjadi kusut dan sulit kembali ke bentuk semula.
Setelah dibilas, jangan dijemur di bawah sinar matahari langsung karena warnanya akan memudar. Cukup digantung lalu diangin-anginkan saja.
Jika kerudung sutra atau paris Anda agak kusut, boleh saja disetrika dengan suhu khusus sutra. Bahan sutra atau paris yang lembut dan tipis akan mudah gosong jika disetrika dengan suhu yang terlalu panas.
Karena lembut dan tipis, tusukan peniti atau jarum pada kerudung sutera atau paris mudah sekali membekas. Cara menghilangkannya dengan cara menyemprotkan air ke bekas tusukan peniti atau jarum, lalu setrika dengan suhu yang tidak terlalu panas.
Sebisa mungkin hindari kerudung sutra atau paris Anda dari kemungkinan tergores atau tersangkut benda tajam. “Kecelakaan” kecil ini bisa membuat kerudung sutra Anda sobek. Sayang sekali, bukan?
Bagaimana, sudah faham dengan tips cara merawat kerudung paris di atas. Semoga membantu para remaja yang sedang mengkoleksi kerudung paris demi mendukung penampilannya. Semoga bermanfaat.

Pelihara Mimpi 7 Tahun, Enita Kuliah di Jepang

Pelihara Mimpi 7 Tahun, Enita Kuliah di Jepang
HijabRemaja.com - Melalui program JNESYS, akhirnya bisa menjadikan mimpi Enita Rahmah yang dipelihara selama 7 tahun terwujud. Ya, En begitu dia biasa dipanggil, terpilih menjadi salah satu dari 96 orang yang lolos dalam program tersebut.

En yang sejak duduk di bangku kelas 2 SMP menjadikan jepang sebagai impian terbesar dalam hidupnya. Mimpi itu dicatat dan dipeliharanya terus meski dia juga saat tercatat sebagai Mahasiswi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengambil jurusan Bahasa dan Sastra Inggris. Bukan atau bahkan tidak ada hubungannya dengan negeri Sakura.

Namun remaja yang selalu mengenakan hijab ini mempunyai banyak koleksi buku dengan nuansa Jepang. Begitu juga dengan style dari kamar pribadinya, negera tempat kartun Doraemon dan Detective conan lahir sangat terlihat. Karena memang dia sangat mengagumi budaya dan teknologi Jepang. Segala hal berbau Jepang selalu menarik perhatiannya.

Bermimpi untuk bisa hidup di negara maju seperti Jepang menurut sebagian orang tentu merupakan suatu hal diluar kemampuan ataupun ditertawakan. Akan tetapi, berbeda dengan gadis kutubuku yang satu ini. Bukan hanya karena profesi ayahnya sebagai karyawan toko bangunan di Banjarnegara dan Ibunya hanya seorang ibu rumah tangga. Sebagai anak sulung dari 2 bersaudara, ia merasa memiliki rasa tanggung jawab untuk membantu keluarganya.

Setidaknya ia bisa mencukupi kebutuhan pribadinya sendiri. Terbukti ketika ia ingin kuliah, ia berhasil memperoleh beasiswa bidik misi. Dengan begitu, orang tuanya tidak perlu memikirkan kebutuhan finansialnya selama menuntut ilmu di Malang ini. 

Mengapa ia begitu menyukai Jepang? Bukankah ia terdaftar sebagai mahasiswa Bahasa dan Sastra Inggris? Mengapa ia tidak bermimpi bisa berada di Hollywood ataupun London yang juga terkenal dengan budaya uniknya? 

“Menurutku, dari budaya jepang itu tercipta teknologi. Kedisiplinan itu yang bikin orang Jepang sukses di bidang teknologinya. Menghargai orang lain dan tenggang rasa bener-bener dijunjung di sana. Jalan kaki aja ada aturannya biar pejalan kaki lain gak terganggu,” jawab gadis yang akrab dipanggil En ini. 

Pada pertengahan Februari 2014, Ia mendapatkan info dari salah satu temannya lewat grup di facebook yang diposting oleh dosennya sendiri, Pak Kiki. "Beliau memposting mengenai ajang program pertukaran pelajar budaya Jepang yang dikenal dengan JENESYS (Japan-East Asia Network of Exchange For Students and Youths)," ujarnya. Enita merasa mimpinya semakin dekat.

Pada saat itu, Enita tergugah untuk mendaftarkan diri. Pada awalnya, keinginannya tidak direstui oleh kedua orang tuanya. Karena keras kepalanya, ia tetap diam-diam mendaftar di Malang. Pada saat itu masih hari liburan semester ganjil, Enita minta ijin orang tua untuk berniat ke Malang dengan alasan ingin mengambil KHS. 

Setelah itu, tepat H-2 sebelum pendaftaran ditutup, ia melengkapi segala persyaratan program JENESYS dan mengikuti tahap seleksi: Tahap seleksi dokumen dan formulir pendaftaran dan Tahap Interview via telepon.

Entah karena kekuatan doanya, mahasiswi yang terkonsentrasi pada bidang sastra ini telah lolos seleksi dan akan berangkat ke Jepang, negara impiannya. Hal ini menjadi kegilaan tersendiri bagi Enita. Betapa tidak? Antara percaya atau tidak mimpi menapaki tanah Jepang sejak 7 tahun yang lalu telah terwujud. Sempat ia berpikir apakah ini bunga tidur ataupun perasaan negatif yang muncul di benaknya. Akan tetapi, setelah ia berada di salah satu hotel di Jakarta untuk pembekalan, inilah kesempatan emasnya yang membuat keyakinannya semakin tinggi.


Anita selama ini teleh memelihara mimpinya untuk hidup di negeri Sakura dan dia selalu berusaha menyelaraskan dengan  apa yang diimpikannya. Mau tau serunya cerita tentang hidup dinegara itu? Nantikan kelanjutannya. (Sumber: BeritaJatim)

Senin, Januari 26, 2015

Tips Merawat Jilbab

Tips Merawat Jilbab
HijabRemaja.com - Bagi seorang remaja yang baru mengenakan jilbab sebagai busana sehari-hari. Mungkin mengalami kebingungan bagaimana cara merawat kain jilbab. Karena pastinya kita tidak ingin jilbab yang mendukung penampilan kita cepat rusak karena tidak terawat. 

Nah agar kualitas jilbab kita bisa tahan lebih lama, sebaiknya ikuti tips merawat jilbab berikut ini:

1. Sehabis memakai jilbab seharian den membuat jilbabnya harus dicuci, Jangan mengunakan mesin cuci, tetapi cucilah dengan cara manual menggunakan tangan.
2. Bagian kepala jilbab cukuk diusap jangan disikat dengan keras dan jangan diperas, biarkan air mengering secara alami.
3. Saat menjemur jilbab, gunakanlah hanger jangan terkena sinar matahari langsung, cukup di angin-anginkan.
4. Bagian kepala jilbab tidak perlu/jangan disetrika, karena bagian dalamnya berisi karet busa yang sangat peka dengan temperatur tinggi/panas.
5. Untuk bagian selain kepala, disetrika dengan suhu yang tidak terlalu tinggi/tidak panas.
6. Untuk keawetan warna, jangan terkena sinar matahari langsung.
7. Simpanlah kerudung dalam lemari atau tempat khusus dan lipat dengan rapi. Jangan ditumpuk dengan pakaian lain, agar tidak kusut ketika akan digunakan.
8. Untuk jilbab yang berbahan sutra jangan pernah mencucinya dengan detergen atau sabun cuci, gunakanlah shampo .Caranya dengan mencelupkan jilbab pada air yang telah diberi shampo. Biarkan sesaat dan tidak perlu diperas pada saat menjemurnya.
9. Apapun bahan dari jilbab tersebut, jangan lupa untuk menjemur dengan posisi bagian dalamnya yang diluar dan jemur di tempat yang teduh, hindari menjemur di bawah terik matahari langsung, agar warna jilbab tidak cepat memudar.
10. Cucilah Jilbab terpisah dari pakaian lain dengan menggunakan air yang tidak panas atau dengan air dingin
11. Jangan menggunakan air panas ataupun pemutih karena dapat merubah warna kain
12. Jangan menuangkan deterjen langsung pada Jilbab karena mengakibatkan luntur sebelum mencuci sebaiknya detergen/ cairan pengharum dilarutkan dalam air terlebih dahulu
13. Segera seterika setelah kering dan simpan di gantungan jilbab.

Insya Allah jika kita melakukan perawatan secara tepat, dengan mengikuti tips merawat jilbab diatas. Kain jilbab yang kita miliki akan awet dan tetap cantik dipakai nya.

Sumber : dari berbagai sumber

Kata Asma Nadia Tentang Film Hijab

Kata Asma Nadia Tentang Film Hijab
Foto:Fimadani
HijabRemaja - Baru-baru ini, sutradara kawakan Hanung Bramantyo merilis film terbarunya berjudul Hijab. Film yang dirilis tanggal 15 Januari 2015 yang lalu mendapatkan reaksi beragam dari banyak kalangan. Terutama umat muslim tentunya. Karena apa yang ada di dalamnya dianggap membuat citra negatif pada islam.

Bahkan  penulis buku 99 Cahaya di Langit Eropa, Hanum Rais, melalui akun facebooknya menilai film Hijab dibuat oleh seorang yang beraliran Jaringan Islman Liberal (JIL). 

Melihat reaksi yang ada di masyarakat setelah melihat film Hijab. Asma Nadia mencoba memberikan tanggapan setelah nonton bareng suaminya melalui akun twitter. Seperti apa tanggapan Asma Nadia terhadap film Hijab. Silahkan baca kultwitnya.



1.        Semalam menonton Hijab bareng @isaalamsyah. Setuju dgn Pak @mdinsyamsuddin film ini tergarap bagus,meski ada bbrp celah utk disalahpahami
2.          Kecerdasan & kreativitas @Hanungbramantyo sebagai sutradara sangat terlihat di film Hijab. Secara nilai film ini jg punya pesan
3.          Hijab dipandang sebagai sesuatu yang ngetrend, saya nggak keberatan. Film ini mempromosikan habis butik @zaskiadyamecca jg haknya
4.          Poin baik ketika ungkapan positif tentang Hijab justru muncul dari karakter2 yang nggak berhijab di filmnya. This is good.
5.          Tapi setelah menonton film Hijab saya bisa memahami bbrp hal yang sensi dan berpotensi menyakiti seperti ulasan @hanumrais
6.          Hijab punya pesan kuat bahwa istri bisa berpenghasilan dan punya karir tapi keluarga tetap no 1 dan gak boleh lupa diri.
7.          Hikmah yg sebenarnya kuat di film Hijab tertutupi justru oleh detail2 yg jika dihilangkan @Hanungbramantyo tdk mengubah kebagusan filmnya
8.          Banyak alasan orang pakai jilbab, mulai dari fashion, menutupi kekurangan, nikah? dll. @Hanungbramantyo mengangkat realitas, harus diakui
9.          What I wish Hanung would do differently memasukkan bagian realitas yg dominan: bnyknya yg berjilbab murni krn hidayah, dorongan iman
10.      Bnyk muslimah berjilbab krn Allah, menempuh bnyk perjuangan, dikeluarkan dr sekolah/kantor, diusir, syahid, ini luput dari film Hijab
11.      Jk Sari mewakili sosok ini & pernikahan lalu membuat ibu, adik & keluarganya lain berhijab tp bukan Sari yg terpaksa, it would be better
12.      Luputnya perjuangan para muslimah yang berhijab tadi dari rekaman @Hanungbramantyo gak akan masalah jika judul filmnya bukan Hijab
13.      Itu fakta dan detail yang penting dlm Hijab, lebih sensi dari sekadar bikin film tentang Cina tapi nggak menyebut budaya minum teh.
14.      Detail lain adl foto2 yg mengesankan syiah dr dinding rumah suaminya Sari.Lalu foto Salman Rushdie bdampingan dgn foto @Hanungbramantyo
15.      prasangka baik cuma ide 'nakal' @Hanungbramantyo, tp memicu tudingan lbh kuat akan JIL. Pdhal jk detail ini tdk ada film g akan pincang.
16.      Lainnya sampai akhir film, pendapat istri gak boleh bekerja dan HARAM tdk diluruskan, padahal Khadijah ra pengusaha hebat.
17.      Istri boleh berpenghasilan, tapi dilakukan di rumah /tidak meninggalkan kewajibannya pada keluarga, & dgn izin suami, ini lbh tepat
18.      ada hal2 lain, tapi di luar kekhilafan itu, Hijab imho tetap film yg bs diapresiasi, punya nilai tidak spt film horor/seks gak jelas.
 

Minggu, Januari 25, 2015

Fakta Alasan Kenapa Gadis Remaja Berjilbab

Fakta Alasan Gadis Remaja Berjilbab
HijabRemaja.com - Belakangan banyak remaja mengenakan hijab dalam berbusana sehari-hari. Ada yang sekedar mengikuti trend fashion namun tidak sedikit yang memang tersadar bahwa mengenakan jilbab atau hijab merupakan kewajiban bagi seorang muslimah.

Dalam kitab Suci Alqur’an surat Al Ahzab 59 yang artinya “ Hai nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu’min: hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka ". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, Karena mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah maha pengampun lagi maha penyayang"

Dalam keseharian, kita melihat remaja di jaman sekarang, berjilbab dengan alas an ingin terlihat cantik saat mengenakan jilbab daripada tidak mengenakannya. Hal ini disadari menjadi sebuah kemajuan, bahwa dengan mengenakan jlbab tidak serta merta terlihat kumuh atau kampungan. Mengenakan jilbab juga tidak lagi terkesan seperti ibu-ibu pengajian. 

Dengan mengenakan jilbab, seorang remaja bisa tampil lebih cantik dan trendi. Untuk terlihat lebih menarik dan cantik tidak harus dengan mengenakan baju ketat atau kurang bahan (tanktop hotpants dan sejenisnya). Karena dengan penampilan yang serba minim dan terbatas akan membuat remaja terlihat lekuk tubuh dan warna kulitnya. Hal ini justru akan bertentangan dengan syari’at islam.

Sekarang yang perlu menjadi perhatian bagi seorang remaja dalam mengenakan busana syar’I dengan berjilbab. Sebisa mungkin juga berusaha untuk menyelaraskan antara tingkah laku dengan apa yang dipakainya.

Seorang remaja pastinya setuju,jika jilbab bisa menjadi cerminan seseorang berakhlak baik atau tidak, bukan sebaliknya. Meskipun dalam kenyataannya juga tidak menjamin seseorang yang mengenakan jilbab akhlaknya sudah dipastikan baik. 

Melihat kondisi tersebut sebaiknya, kita tidak mencibir atau semakin menambah image buruk yang seringkali disebabkan oleh mereka yang mengenakan hijab, tetapi tidak pernah memperhatikan pantas tidaknya tingkah seseorang yang sedang menggunakan hijab.

Tugas kita semestinya bisa memberikan contoh bagi sesiapapun yang sudah berjilbab atau belum. Bahwa dengan mengenakan jilbab kita akan terlihat lebih cantik. Tidak hanya cantik secara fisik, namun juga cantik secara akhlak. Akhlak seperti apakah yang dimaksud?

Dalam hal pergaulan, meskipun kita tidak serta merta langsung menghindar untuk tidak bersentuhan dengan lawan jenis setelah memutuskan diri untuk berjilbab. Kita bisa membatasi diri dalam bersikap. Tunjukkan bahwa kita menjaga kehormatan diri dengan berjilbab. Caranya dengan menjaga agar bagian tubuh kita tidak mudah untuk disentuh lawan jenis, apapun itu. Cara bicara dengan orang yang lebih tua juga memperhatikan norma sopan santun. Ingat, orang yang lebih tua sudah semestinya harus dihormati.

Dan yang terakhir, jangan lupa, kewajiban menunaikan sholat lima waktu juga jangan sampai ketinggalan. Karena itu salah satu penentu seseorang bisa mendapatkan surge-Nya atau tidak. 

Sabtu, Januari 24, 2015

Laudya Cinthia Bella Memantapkan Diri Berhijab

Laudya Cinthia Bella Memantapkan Diri Berhijab
Laudya / ForumDetik
HijabRemaja.com - Artis cantik kelahiran bandung 26 tahun silam, kini semakin terlihat lebih menawan dengan balutan hijab. Keputusan mengenakan busana syar’I diambil Laudya Cynthia Bella sepulangnya dari perjalanan ibadah umroh.

Dirinya mengaku, setelah pulang umroh untuk ke sekian kalinya ini baru mendapatkan hidayah dan memantapkan diri untuk terus berhijab.

Ketika pulang umroh sampai ke tiga kalinya Bella tidak memakai hijab. “Nggak tahu kenapa pulang umroh yang sekarang tiba-tiba ‘ah pake ah’,” kisahnya 

Pemeran Sekar dalam film Assalamu’alikum Beijing  tidak menjabarkan secara jelas perbedaan itu. Ada unsur lain dalam perjalanan rohaninya ke Mekkah untuk keempat kalinya itu.

“Ini umroh keempat kali. Mungkin karena pertambahan umur, jadi impact ke akunya beda. Kalau dulu 18 tahun dan 19 tahun nggak sedalem ini. Ini kaya wujud terima kasih aku sama Allah, karena selama di sana aku dimudahin banget,” lanjutnya.

Selasa, Januari 13, 2015

Jawaban Tentang Hijab Untuk Mahasiswi Liberal

HijabRemaja.com
Mahasiswi: apakah ada satu ayat dalam Qur’an yang mewajibkan perempuan berhijab/berjilbab?

Dr. Jassem al-Mutowi’: perkenalkanlah diri anda terlebih dulu

Mahasiswi: saya adalah mahasiswa semester akhir di universitas. Sepengetahuan saya bahwa jilbab tidak diperintahkan oleh Allah. Oleh sebab itu saya tidak berjilbab, namun saya tetap sholat alhamdulillah.

Dosen: baiklah, boleh saya bertanya satu soal kepada anda?

Mahasiswi: silakan.

Dosen: jika saya mengulang-ulang satu makna kepada anda tetapi saya ungkapkan dengan 3 kata yang berbeda, apakah yang anda pahami?

Mahasiswi: hmm maksudnya apa ya?

Dosen: jika saya bilang kepada anda, tolong bawakan ijazah universitasmu, atau bawakan kertas hasil kelulusanmu, atau bawakan surat pernyataan hasil akhir dari universitas, apakah yang anda pahami?

Mahasiswi: saya harus membawa bukti ijazah universitas saya, tak ada ruang bagi saya untuk salah memahami ungkapan bapak, karena memang maksud dari ketiga ungkapan (ijazah, kertas, pernyataan) itu satu makna.

Dosen: nah itulah yang saya maksudkan sebelum ini...!

Mahasiswi: tapi apakah kaitannya ungkapan bapak dengan hijab?

Dosen: sebenarnya Allah gunakan 3 istilah di dalam Qur’an untuk mengungkapkan hijab perempuan.

Mahasiswi: (sambil memandang aneh) bagaimana itu bisa?

Dosen: Allah telah mensifatkan pakaian yang menutupi tubuh perempuan dengan istilah hijab, jilbab dan khimar untuk satu makna. Jadi anda pahaminya bagaimana?

Mahasiswi itu terdiam.

Dosen: anda mesti pahami bahwa tema jilbab ini semestinya tidak menimbulkan perbedaan di antara kita seperti halnya 3 ungkapan ijazah untuk makna yang sama kan?

Mahasiswi: bapak telah mengagetkan saya dalam cara berdiskusi seperti ini.

Dosen: sifat pertama, yaitu firman Allah “hendaklah mereka menjulurkan kerudung mereka ke atas juyub tubuh mereka”, kedua, ialah firman-Nya “wahai Nabi katakanlah kepada isterimu, anak perempuanmu, dan istri orang-orang beriman untuk mengulurkan jilbab mereka”. Ketiga, ialah firman-Nya “jika kamu meminta suatu barang kepada isteri nabi, maka mintalah dari balik hijab”. Bukankah ini semua menunjukkan wajibnya menutup tubuh perempuan?

Mahasiswi: sungguh bapak telah membuat saya terkejut dengan perkataan ini.

Dosen: baiklah saya jelaskan kepadamu ketiga istilah itu dalam bahasa arab. Khimar adalah kain yang menutupi kepala perempuan, dan menjulurkannya ke atas juyub maksudnya mengulurkannya agar bisa menutupi leher dan dada. Jilbab adalah kain baju yang luas dan panjang, menutupi lengan tangan dan kepala, seperti baju tradisional Maroko. Hijab adalah tirai penutup.

Mahasiswi: saya bisa memahami bahwa tidak bisa tidak saya mesti berhijab.

Dosen: ya memang demikian wajib. Jika hatimu dipenuhi cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, maka ada 2 jenis pakaian. Pertama, pakaian yang menutupi fisik, sebagai kewajiban mentaati perintah Allah dan Rasul-Nya. Kedua, pakaian yang menutupi roh dan kalbu, jenis ini lebih baik dari yang pertama. Karena perempuan bisa jadi berjilbab secara fisik, namun ia kehilangan atau lepas dari pakaian takwa. Yang benar adalah perempuan harus memakai 2 jenis pakaian itu. Hal ini juga berlaku bagi pakaian yang dikenakan laki-laki.

Mahasiswi: dulu saya mengira bahwa hijab tidak disebutkan di dalam Qur’an.

Dosen: tentu saja hijab telah disebutkan di dalam Qur’an dan juga sunnah, serta disepakati oleh seluruh ulama islam. Kamu harus gemar taqarub kepada Allah dengan mentaati-Nya karena telanjang itu salah satu tujuan syetan untuk menjerumuskan Adam dan Hawa.

Mahasiswi: apa maksud anda?

Dosen: ketika Allah perintahkan Adam dan Hawa memakan buah-buahan sorga, selain satu pohon khuldi, setan langsung membisiki mereka berdua “fa dallaahuma bi ghurur”. Maka ketika mereka berdua melanggar perintah Allah itu dengan memakan buah khuldi tersingkaplah aurat mereka (lihat surah al-A’raf: 22) itulah tujuan setan agar umat manusia telanjang sempurna. Oleh sebab itu Adam dan Hawa bertobat dan segera mencari dedaunan besar untuk menutupi aurat kemaluan mereka. Persoalan pakaian sangat tua seusia penciptaan Adam dan Hawa. Saya sarankan kamu membaca buku “psikologi pakaian” karena pakaian berpengaruh kepada kepribadian kita.

Mahasiswi: terus terang saya tidak mengira persoalan hijab dan pakaian ini sangat besar sekali.

Dosen: apakah sekarang kamu telah memutuskan untuk berhijab atau berjilbab atau berkerudung?

Mahasiswi pun tersenyum dan berkata: sungguh saya telah pahami pelajaran ini dengan baik, tapii, saya akan berhijab kalau sudah tua kelak...

Dosen: hmm, ternyata kamu berfikir dan berencana yang berkebalikan dengan perintah Allah.

Mahasiswi pun kebingungan, “bagaimana kebalikan”?

Dosen: Allah telah beri keringanan kepada perempuan tua untuk melepas hijabnya dalam firman-Nya di surah An-Nur: 60 Allah meringankan kewajiban berjilbab bagi perempuan tua dengan syarat tidak tabarruj dalam berhias.

Mahasiswi: kalau gitu, kami yang masih muda ini artinya haruslah iltizam wajib mengenakannya. Hehe.. (sambil tersenyum).

Dosen: masya Allah kamu cerdas sekali menarik kesimpulan. Nah, bukankah kamu menjaga solat 5 waktu? Apakah ketika solat kamu memakai hijab?

Mahasiswi: tentu saja donk..

Dosen: kalau begitu, kenapa dalam solat wajib dipakai?

Mahasiswi: maaf saya tidak tahu (lalu tersenyum)

Dosen: apakah kamu percaya bahwa Islam memerintahkan perempuan mengenakan pakaian untuk menghadap Allah dalam solat lalu menyuruh ia gunakan pakaian yang lebih pendek dan minimalis ketika menghadapi manusia di luar solat?

Mahasiswi: ya beda kan, yang satu solat kita sedang beribadah, dan yang satu lagi kita sedang bermuamalah dunia..!

Dosen: benar, solat adalah ibadah, dan ia bagian dari kehidupan kita. Sementara hidup kita ini seluruhnya adalah ibadah kepada Allah. Makanya pakaian perempuan di dalam solat itulah pakaiannya di dalam kehidupan ini seluruhnya.

Selesailah dialog antara dosen dan mahasiswinya.


(Diceritakan oleh Dr. Jassem al-Muthowi’ yang dikirim oleh sahabat grup Whatsap. 
Diterjemahkan oleh Fahmi Salim.)