![]() |
| Foto:Fimadani |
Bahkan penulis buku 99 Cahaya di Langit Eropa, Hanum Rais, melalui akun facebooknya menilai film Hijab dibuat oleh seorang yang beraliran Jaringan Islman Liberal (JIL).
Melihat reaksi yang ada di masyarakat setelah melihat film Hijab. Asma Nadia mencoba memberikan tanggapan setelah nonton bareng suaminya melalui akun twitter. Seperti apa tanggapan Asma Nadia terhadap film Hijab. Silahkan baca kultwitnya.
1. Semalam menonton Hijab bareng @isaalamsyah. Setuju dgn Pak @mdinsyamsuddin film ini tergarap
bagus,meski ada bbrp celah utk disalahpahami
2.
Kecerdasan &
kreativitas @Hanungbramantyo sebagai sutradara
sangat terlihat di film Hijab. Secara nilai film ini jg punya pesan
3.
Hijab dipandang sebagai sesuatu yang ngetrend,
saya nggak keberatan. Film ini mempromosikan habis butik @zaskiadyamecca jg
haknya
4.
Poin baik ketika ungkapan positif tentang Hijab
justru muncul dari karakter2 yang nggak berhijab di filmnya. This is good.
5.
Tapi setelah menonton film
Hijab saya bisa memahami bbrp hal yang sensi dan berpotensi menyakiti seperti
ulasan @hanumrais
6.
Hijab punya pesan kuat
bahwa istri bisa berpenghasilan dan punya karir tapi keluarga tetap no 1 dan
gak boleh lupa diri.
7.
Hikmah yg sebenarnya kuat
di film Hijab tertutupi justru oleh detail2 yg jika dihilangkan @Hanungbramantyo tdk mengubah
kebagusan filmnya
8.
Banyak alasan orang pakai
jilbab, mulai dari fashion, menutupi kekurangan, nikah? dll. @Hanungbramantyo mengangkat
realitas, harus diakui
9.
What I wish Hanung would do differently
memasukkan bagian realitas yg dominan: bnyknya yg berjilbab murni krn hidayah,
dorongan iman
10.
Bnyk muslimah berjilbab krn Allah, menempuh
bnyk perjuangan, dikeluarkan dr sekolah/kantor, diusir, syahid, ini luput dari
film Hijab
11.
Jk Sari mewakili sosok ini & pernikahan
lalu membuat ibu, adik & keluarganya lain berhijab tp bukan Sari yg
terpaksa, it would be better
12.
Luputnya perjuangan para
muslimah yang berhijab tadi dari rekaman @Hanungbramantyo gak akan masalah
jika judul filmnya bukan Hijab
13.
Itu fakta dan detail yang
penting dlm Hijab, lebih sensi dari sekadar bikin film tentang Cina tapi nggak
menyebut budaya minum teh.
14.
Detail lain adl foto2 yg
mengesankan syiah dr dinding rumah suaminya Sari.Lalu foto Salman Rushdie
bdampingan dgn foto @Hanungbramantyo
15.
prasangka baik cuma ide
'nakal' @Hanungbramantyo, tp memicu
tudingan lbh kuat akan JIL. Pdhal jk detail ini tdk ada film g akan pincang.
16.
Lainnya sampai akhir film,
pendapat istri gak boleh bekerja dan HARAM tdk diluruskan, padahal Khadijah ra
pengusaha hebat.
17.
Istri boleh berpenghasilan,
tapi dilakukan di rumah /tidak meninggalkan kewajibannya pada keluarga, &
dgn izin suami, ini lbh tepat
18.
ada hal2 lain, tapi di luar
kekhilafan itu, Hijab imho tetap film yg bs diapresiasi, punya nilai tidak spt
film horor/seks gak jelas.

0 komentar:
Posting Komentar